Dari tabel hidrostatis hingga kurva GZ, laporan IMO, dan simulasi kebocoran — semua dalam satu file HTML yang bisa dijalankan di browser.
Pernah bayangkan menghitung stabilitas tongkang di lapangan — tanpa laptop khusus, tanpa software lisensi mahal, tanpa koneksi internet stabil — dan hasilnya harus siap dalam hitungan menit untuk diserahkan ke Marine Warranty Surveyor?
Itulah tantangan nyata yang sering dihadapi engineer maritim di lapangan, terutama saat menangani operasi heavy cargo marine transport di perairan Indonesia. Perangkat lunak naval architecture komersial seperti MAXSURF, Hydromax, atau ShipStab memang sangat handal — tapi harganya mahal, butuh instalasi khusus, dan tidak selalu tersedia saat dibutuhkan di lokasi operasi.
Dari kebutuhan inilah NavStab Pro lahir.
NavStab Pro adalah aplikasi kalkulator stabilitas perkapalan berbasis web (web-based marine stability calculator) yang dikembangkan secara mandiri menggunakan JavaScript murni — tanpa framework, tanpa server, tanpa database. Seluruh aplikasi berjalan dalam satu file HTML tunggal yang bisa dibuka di browser manapun.
NavStab Pro dirancang agar bisa digunakan langsung dari flashdisk di kapal, dikirim via WhatsApp ke rekan engineer, atau diakses offline di lokasi remote tanpa koneksi internet. Cukup buka filenya di browser — selesai.
Aplikasi ini mengimplementasikan perhitungan stabilitas standar naval architecture berdasarkan IMO Resolution A.749(18) — Intact Stability Code dan IMO MSC/Circ.884 untuk kriteria towing, dengan input data dari tabel hidrostatis resmi kapal dan cross curves of stability.
Pada Maret 2026, NavStab Pro digunakan secara aktif dalam proyek pengangkutan ZTT 250T Cable Tank — sebuah gulungan kabel laut berdiameter 11,6 meter dan berat 278,126 ton — menggunakan tongkang datar BG. WELLY 9 (230 ft) untuk keperluan pemasangan kabel bawah laut PT. PLN (PERSERO).
Analisis dilakukan dalam empat kondisi pembebanan: tongkang kosong, bermuatan penuh, kondisi kebocoran tangki, dan setelah ballasting pemulihan — semuanya diverifikasi terhadap kriteria IMO A.749(18).
Import tabel hidrostatis, cross curves, dan data tangki langsung dari file CSV hasil ekspor Excel. Tidak perlu input ulang data.
Buat, clone, rename, dan bandingkan unlimited loading condition dalam satu project. Clone satu load case dan ubah hanya yang berbeda.
Kurva GZ dua sisi (±50°) dengan shading area IMO, marker GZ max, garis AVS, dan referensi 30°/40° secara otomatis.
Grafik weather criterion A.749(18) §2.3 lengkap dengan garis θ₁, θ₂, Lw2 horizontal, dan shading Area a dan Area b.
Diagram plan view pengisian tangki dengan warna berdasarkan persentase isi — biru (kosong) hingga merah (penuh).
Ilustrasi profil samping (trim) dan penampang melintang (list) dengan titik B, G, M, dimensi sarat dan freeboard.
Pengecekan otomatis IMO A.749(18) General Ships, Barge criteria, dan MSC/Circ.884 Towing criteria dengan status PASS/CAUTION/FAIL.
Generate laporan teknis lengkap 7 bagian termasuk diagram, tabel GZ, kriteria IMO, dan weight summary — siap cetak atau export PDF.
Simpan seluruh project sebagai file JSON dan buka kembali kapan saja. Mudah dibagikan ke rekan engineer.
Alur kerja NavStab Pro mengikuti proses standar naval architect dalam melakukan analisis stabilitas:
Masukkan data utama kapal (LOA, B, D, LWT) dan import tabel hidrostatis dari file CSV. NavStab Pro mendukung format CSV ekspor langsung dari Excel dengan parser yang mengenali header, satuan, dan baris data secara otomatis.
Import cross curves (GZ vs displacement untuk tiap sudut heel 5°, 10°, ... 50°) beserta referensi VCG (Ks). NavStab Pro secara otomatis menerapkan koreksi: GZ_aktual = GZ_tabel − (KG − Ks) × sin(θ)
Masukkan data semua tangki (ballast, bahan bakar, air tawar) termasuk kapasitas, LCG, TCG, VCG, dimensi, dan densitas. FSM dihitung otomatis menggunakan rumus tangki persegi panjang.
Definisikan setiap kondisi pembebanan: lightship items, kargo, dan persentase pengisian tiap tangki. Gunakan fitur Clone untuk membuat variasi load case tanpa menginput ulang semua data.
Klik SOLVE — NavStab Pro menghitung interpolasi hidrostatis, trim, KG terkoreksi dengan FSM, GZ curve lengkap, area under curve, dan verifikasi semua kriteria IMO secara otomatis.
Lihat semua diagram, kurva, dan tabel kriteria di bagian Results. Generate laporan profesional 7 bagian yang siap diserahkan ke Marine Warranty Surveyor atau masukkan sebagai lampiran perhitungan stabilitas.
Berikut ringkasan hasil analisis NavStab Pro untuk tongkang BG. WELLY 9 dalam empat kondisi:
| Parameter | Kosong | Bermuatan | Bocor 2S | Setelah Ballast |
|---|---|---|---|---|
| Displacement (MT) | 618,86 | 931,99 | 999,51 | 1.145,96 |
| Sarat Rata-rata (m) | 0,531 | 0,894 | 0,955 | 1,087 |
| Heel / Kemiringan (°) | 0,00 | 0,00 | 1,93° | ≈ 0,00 |
| Trim (m) | -0,081 | +0,003 | +1,010 | ≈ 0,00 |
| GM Transversal (m) | 59,024 | 33,100 | 27,350 | 27,350 |
| GZ Maks (m) | ~6,5 | 7,033 | 6,160 | 6,160 |
| Area 0°–30° (m·rad) | >2,0 | 2,881 | 2,200 | 2,200 |
| Freeboard (m) | 3,739 | 3,376 | 3,315 | 3,183 |
| Status IMO A.749(18) | LULUS | LULUS | LULUS* | LULUS |
* Lulus IMO secara teknis, namun heel 1,93° dan trim 1,01 m tidak dapat dibiarkan dari perspektif operasional → diperlukan ballasting remedial.
Tongkang datar memiliki BM (radius metacentre dari titik apung) yang sangat besar karena momen inersia waterplane-nya raksasa: I = B³ × L / 12. Untuk WELLY 9 (B=19,5 m, L=70 m), nilai I ini menghasilkan BM > 40 m bahkan pada sarat rendah — jauh mengkompensasi peningkatan KG akibat kargo. Ini sebabnya tongkang datar sangat stabil bahkan saat memuat kargo setinggi 5,5 meter.
Salah satu keunggulan NavStab Pro adalah kemampuannya mensimulasikan kondisi damage stability — menghitung apa yang terjadi jika satu kompartemen mengalami kebocoran, dan bagaimana mengembalikan keseimbangan kapal melalui ballasting strategis.
Ketika Tangki 2S (sisi kanan) bocor dan terisi air laut penuh, tongkang mengalami kemiringan 1,93° ke kanan dan trim 1,01 m ke buritan. Solusinya? Isi Tangki 2P (mirror), lalu tambahkan ballast di tangki 6P, 6S, 7P, dan 7S secara simetris — dalam hitungan menit NavStab Pro menghitung rencana ini dan memverifikasinya terhadap IMO.
Studi Kasus — BG. WELLY 9, Maret 2026Rencana ballasting remedial yang berhasil diterapkan:
| Tangki | Posisi | Isi (%) | Berat (MT) | Tujuan |
|---|---|---|---|---|
| 2S | Midship Kanan | BOCOR | 67,52 | — |
| 2P | Midship Kiri | 100% | 67,52 | Counter heel langsung |
| 6P | Buritan Kiri | 100% | 69,90 | Counter heel + trim |
| 6S | Buritan Kanan | 100% | 69,90 | Trim correction |
| 7P | Stern Kiri | 83,5% | 47,12 | Fine-tune heel |
| 7S | Stern Kanan | 83,5% | 47,12 | Fine-tune trim |
| TOTAL BALLAST | 301,56 MT | Even keel ✓ | ||
Tangki penuh (100%) menghasilkan Free Surface Moment (FSM) = 0 karena tidak ada permukaan cairan bebas yang bisa bergerak. Tangki yang diisi setengah justru menghasilkan FSM maksimum yang memperburuk GM efektif. Dengan mengisi 83,5%, engineer mempertahankan momen transversal yang diinginkan sambil meminimalkan dampak FSM.
NavStab Pro mengimplementasikan seluruh formula naval architecture standar secara transparan:
Nilai GZ dikoreksi berdasarkan perbedaan antara KG aktual dan VCG referensi cross curves:
di mana Ks = VCG referensi pada cross curves (mis. 4,27 m untuk WELLY 9)
Metode trapesium dalam satuan radian sesuai persyaratan IMO (m·rad)
| Kriteria IMO A.749(18) Pasal 3 | Minimum | Hasil WELLY 9 | Status |
|---|---|---|---|
| Area kurva GZ 0° – 30° | ≥ 0,055 m·rad | 2,881 m·rad | LULUS |
| Area kurva GZ 0° – 40° | ≥ 0,090 m·rad | 4,100 m·rad | LULUS |
| Area kurva GZ 30° – 40° | ≥ 0,030 m·rad | 1,219 m·rad | LULUS |
| GZ pada sudut 30° | ≥ 0,20 m | 7,033 m | LULUS |
| Sudut maksimum GZ | ≥ 25° | 31,5° | LULUS |
| GM₀ transversal awal | ≥ 0,15 m | 33,10 m | LULUS |
NavStab Pro menghasilkan berbagai diagram yang dapat langsung digunakan dalam laporan teknis:
Kurva GZ lengkap dengan shading area IMO (teal 0–30°, amber 30–40°), marker GZ maks, garis AVS, dan referensi 30°/40°.
Kurva GZ full range (±50°) dengan garis θ₁ merah, θ₂ hijau, Lw2 ungu horizontal, dan shading Area a/b — sesuai referensi IMO.
Profil samping kapal dengan keel line miring sesuai trim, draft AFT/FWD, freeboard, dan marker LCG.
Penampang melintang kapal yang berotasi sesuai sudut heel, dengan titik B (biru), G (merah), M (teal), plus dimensi sarat dan freeboard.
Denah plan view seluruh tangki dari atas, warna-kode berdasarkan persentase isi, untuk verifikasi kondisi ballast secara visual.
Grafik interaktif kurva hidrostatis (Displacement, KMT, TPC, MTC, LCB, LCF, KML) vs. sarat — untuk verifikasi tabel data.
NavStab Pro menghasilkan laporan teknis lengkap yang dapat langsung dicetak atau disimpan sebagai PDF — tanpa perlu software tambahan. Laporan mencakup:
Tabel particulars kapal, rincian setiap item kargo dan aksesoris dengan berat, LCG, TCG, VCG.
Sarat, draft fore/aft, trim, freeboard, GM-T, GM-L, KMT, TPC, MTC — beserta Trim Diagram dan List Diagram print version.
Tabel lengkap semua tangki: nama, isi, persentase, berat, LCG, TCG, VCG — warna-kode berdasarkan level pengisian.
Tabel nilai GZ per sudut + 6 kartu hasil (e₀₋₃₀, e₀₋₄₀, e₃₀₋₄₀, GZ maks, sudut maks, range) dengan warna PASS/FAIL.
Seluruh kriteria IMO A.749(18) atau MSC/Circ.884 (towing) dengan nilai yang dihitung dan status PASS/CAUTION/FAIL.
Rekapitulasi berat dan momen tiga kategori: Struktur Kapal, Kargo, dan Tangki — dengan subtotal dan grand total.
Tabel terpisah wind heeling lever, Area a/b, dan rasio b/a — hanya muncul jika data windage area diinputkan.
NavStab Pro adalah alat bantu perhitungan untuk keperluan perencanaan awal, verifikasi cepat, dan cross-check. Untuk keperluan submission resmi ke badan klasifikasi (BKI, DNV, ABS, LR), Marine Warranty Surveyor, atau otoritas maritim, tetap diperlukan software yang diakui kelas (MAXSURF Stability, Hydromax, ShipStab) yang menggunakan hull form integral penuh. Hasil NavStab Pro harus selalu divalidasi terhadap data hidrostatis dan stability booklet resmi kapal.
Dalam studi kasus BG. WELLY 9, hasil NavStab Pro konsisten dengan laporan resmi menggunakan MAXSURF Stability (BMP-003-ENG-2026). Perbedaan nilai minor disebabkan oleh perbedaan metode interpolasi, bukan kesalahan fundamental — menjadikannya alat yang dapat dipercaya untuk verifikasi dan perencanaan operasional.
NavStab Pro dikembangkan untuk kebutuhan nyata di lapangan — tidak ada biaya lisensi, tidak perlu instalasi, dan berjalan di browser apapun. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut tentang implementasi dan kustomisasi untuk vessel Anda.
📧 Hubungi Engineer KamiNavStab Pro membuktikan bahwa alat bantu engineering yang powerful tidak harus mahal dan rumit. Dengan mengimplementasikan formula naval architecture standar secara transparan dan menggabungkannya dengan visualisasi yang jelas, aplikasi ini membantu engineer lapangan membuat keputusan yang aman dan cepat.
Dalam contoh proyek pengangkutan ZTT Cable Reel di tongkang BG. WELLY 9, NavStab Pro berhasil:
Semua ini dikerjakan dalam satu file HTML, tanpa internet, dalam hitungan menit. Itulah kekuatan NavStab Pro. ⚓